Cara Menentukan Harga Jual di Toko Sembako
Dunia Bisnis - Banyak pemula yang belum tau cara menentukan harga jual. Jadi kali ini kita akan ngomongin tentang cara menetukan harga jual.
Harga jual yang murah merupakan hal yang disukai pembeli. Harga jual yang murah merupakan kunci sukses dalam menjual
apapun, bisa sebuah barang maupun jasa.
Mungkin untuk pemula kita masih bingung ya bagaimana cara
menentukan harga jual barang di toko sembako. Kalau kita tidak tahu caranya, bisa-bisa nanti malah
kemahalan atau terlalu murah.
Padahal menentukan harga jual ini adalah pengetuan basic
yang harus dimiliki ketika Anda mau membuka usaha toko sembako. Apabila dari awal toko Anda sudah dicap mahal, maka nantinya
akan sulit untuk mengembangkan toko sembako Anda.
Baca juga: Barang yang Harus Ada Saat Memulai Usaha Rumahan Toko Sembako
Ok.. Ada 4 cara atau strategi untuk menentukan harga di toko sembako.
Yuk kita bahas satu persatu.
Ok.. Ada 4 cara atau strategi untuk menentukan harga di toko sembako.
Yuk kita bahas satu persatu.
1. Menentukan Harga Jual dengan Mengikuti Harga Umum di Wilayah Sekitar
Ini adalah cara yang paling mudah untuk menentukan harga
jual. Misalkan beras merek 'Mawar' di
wilayah Anda Rp 11.000 per kg. Ya ikuti aja harga tersebut.
Atau harga rokok 'Sampoerna mild' harganya Rp 22.500,- Pasti semua orang sudah tau kalau harganya memang segitu.
Misal harga gas LPG, di
suatu wilayah bisa berbeda-beda, kadang kalau memang pas LPG langka, maka harga
bisa naik lho.
Jadi ya ikutin itu aja harga sekitar.. toh itu sudah menjadi harga yang
normal.
2. Menentukan Harga Jual dengan Mengikuti Harga dari Produsen
Contohnya produk 'Masako' di iklan kan udah dijelaskan
harganya Rp.500,-. Ya ikut itu aja harga itu. Pasti udah dapat untung kok.
3. Menentukan Harga Jual dengan Metode Pembulatan
Harga pembulatan ini adalah harga pembulatan dari
harga beli atau modal. Misalya nih ya.. mie instan harga kulakannya Rp 2.150,- Nah kita bisa jual dengan harga Rp 2.500.
Atau misalkan harga sebuah minuman sachet kulakannya Rp 1.100,-. Maka
harga jualnya bisa kita jual Rp 1.500,-.
Baca juga: Usaha Rumahan - Cara Memulai Usaha Toko Sembako atau Toko Kelontong
Baca juga: Usaha Rumahan - Cara Memulai Usaha Toko Sembako atau Toko Kelontong
4. Menentukan Harga Jual dari Berapa Persen Keuntungan yang Diinginkan
Untuk menentukan harga dengan presentasi keuntungan ini
dibagi jadi dua tipe. Pertama yaitu barang yang cepat laku seperti pulsa, gula, dan beras. Kita bisa ambil untuk 5% sampai dengan 10%.
Misal harga belinya 10.000 maka 10% x 10.000 = 1000, maka
kita ambil saja untung 1000 tadi, jadi harga jualnya Rp 11.000,-.
Misalkan gula, harga kulakan perkilonya Rp 10.000,-. Kita ambil untung 5% saja. Jika kita kalikan yaitu 5% x Rp 10.000 = Rp 500. Jadi kita jualnya Rp 10.500,-.
Yang kedua, yaitu tipe barang yang lakunya lama, contohnya sapu lantai, sendal, dan sepatu. Ini kita bisa ambil untung 20% sampai 30% dari harga belinya.
KESIMPULAN
Kesimpulannya adalah ada 4 cara untuk menentukan harga jual
di toko sembako yaitu:
1.
Menentukan harga jual dengan mengikuti harga umum yg berlaku di wilayah sekitar
2.
Menentukan harga jual dengan mengikuti harga yg sudah ditentukan oleh produsen
3.
Menentukan harga jual dengan metode pembulatan
4.
Menentukan harga jual dari berapa persen
keuntungan yang kita inginkan
Jika temen-temen mempunyai teknik atau cara lainnya, silahkan
tuliskan di kolom komentar. Supaya bisa dibaca oleh temen-temen lainnya dan menambah
wawasan kita semua.
Assalamualaikum…

Siap bang
BalasHapusBagus juga ini..
BalasHapusOkelah kl begitu. Salam kenal...
BalasHapus